Forest Bathing

Sumber: M. Amos Clifford: Your Guide to Forest Bathing. Experience the Healing Power of Nature

“Somewhere only we know by Keane”

Softheartedness-an open expansive, feeling of gentleness toward oneself and others- is state worthy of cultivation. With practice, anyone can learn to find their soft heart in any situation.. When we allow our soft hearts to guide us, we make choices that are kinder. We can listen more openly to the voices of others. And we can consider a wide range of options when we are making decision. The soft heart is intelligent and wise, it can be trusted.  The forest is an ideal place to nurture our softheartedness. This invitation is a way to cultivate our awareness of our soft heart and practice letting guide us (M. Amos Clifford: Your Guide to Forest Bathing, page.127; 2018).

Tahapan Forest Bathing

Dalam buku Amos tersebut, berdasarkan pengalaman dia, langkah-langkah yang dilakukan dalam  forest bathing ada beberapa tahapan, yaitu: Earth Invitation (12 langkah), Air Invitation (10 langkah), Water Invitation (12 langkah) dan Fire Invitation (8 langkah).

A. Earth Invitations (12 Steps):

Kita merasa bawa bumi bangkit untuk mendukung kita setiap kali kita berhenti. Tubuh kita secara sempurna dibangun untuk direngkuh secara sempurna oleh bumi sewaktu kita berjalan menanjak melalui rangkulan gravitasi untuk rebahan di rerumpuan memandangi langit. Undangan bumi menuai hubungan kita secara dunia fisik dimana hidup kita dibuka.

1. Bear foot walking

Kaki kita kaya akan ujung syaraf yang menstimulasi seluruh tubuh. Penasihat Kesehatan menyarankan bahwa jalan dengan kaki telanjang selama 30 menit setiap hari sebaiknya jadi bagian dari keseharian. Sepatu mengisolasi gelombang elektrik yang esensial untuk manusia. Ia mengatakan apabila kita bisa menjaga kelembutan hati dan tidak ditekan oleh badan, bahkan permukaan tanah yang kasar dapat dilewati dengan nyaman tanpa sepatu.

2. DIRT (Smell, Seeing, Touch, Taste)

Dirt atau kotoran penuh dengan kehidupan, penuh aroma, tekstur, daun-daun yang hancur, rimput, jamur. Kita bisa ambil dan mengamatinya, menyentuh, dan membauinya, rasakan apakah anda cukup bertualang. Perhatikan yang anda sedang perhatikan. Pertimbangkan apa yang telah anda terima dan apa yang anda bisa kembalikan ke kotoran tersebut.

3. The Forest Floor

Mengeksplorasi lantai hutan dengan tangan (mengambil sampel) seresah dari lantai hutan. Perhatikan apa yang sedang anda perhatikan

4. Feeling Animal Tracks (Seeing, Body Radar)

Di lantai hutan sering ditemukan jalur-jalur binatang. Gambarkan sensasi dan kesan yang anda peroleh. Setelah membangun hubungan dengan jalur binatang, pejamkan mata sambil masih berhubungan dengan jalur. Relaks dan biarkan intuisi anda merasakan jalur binatang di lokasi tersebut. Dengan mata masih tertutup, tunjuk arah yang dirasakan oleh badan.  

5. The Joy of Tiny Things (Seeing, Heart Sense, Body Radar)

Ketika jalan-jalan, perhatikan hal-hal kecil di jalan. Apakah di antara mereka yang menarik bagi anda. Kumpulkan dan temukan tempat untuk menyusunnya secara natural. Jalan dan temukan yang lainnya lalu tambahkan dalam susunan itu. Bila jalan dalam kelompok, tiap anggota bisa menyusunnya atau saling mengisi. Apa yang anda perhatikan?

6. Call on the Wood-Wide Web (Imaginal)

Panggilan ini dilakukan oleh bunga atau sistem perakaran. Perakaran pepohonan secara ketat terkoneksi secara kuno dan internet yg sangat kuat, sistem komunikasi global menghubungkan seluruh pepohonan dan organisme ke bumi. Anda bisa berbicara dengan bunga untuk menelpon bumi. Memiliki komunikasi telefon dengan mereka, memulai dengan salam. Pastikan memiliki waktu yang cukup untuk mendengarkan responnya. Biarkan imajinasi anda membimbing anda. Setelahnya, tiap orang bisa berbagi pengalaman dengan berpasangan.  Ini undangan untuk mother’sday, dan bisa memiliki pembicaraan yang baik dengan Ibu Bumi, termasuk piknik dengannya.

7. Gravity (Proprioception)

Pada lereng yang agak miring, letakkan kain agak licin yang cukup lebar untuk berbaring. Berbaring dengan kepala mengarah ke lembah. Rasanya gravitasi yang lembut, biarkan diri anda meluncur ke bawah. Lakukan hal ini kira-kira 2 menit.

8. Find A Stone Ally (Imaginal)

Untuk undangan dari bebatuan, anda perlu menemukan tempat terkumpulnya bebatuan dengan beragam ukuran. Di perbatasan aliran sungai biasanya tempat yang ideal.  Undangan dari bebatuan ini sebagian adalah bagian dari undangan ibu bumi (mother earth). Hanya menemukan batu atau bebatuan itupun sudah merupakan undangan itu sendiri. Perhatikan apa yang anda sedang perhatikan.

9. Holding the Stone (Seeing, Touch, Smell, Proprioception, Imaginal)

Peganglah sebuah batu. Amati secara visual. Perhatikan keunikannya. Bayangkan perjalanan batu tsb yang telah dilalui sampai saat ini. Berapa tahun, keabadian, masa yang telah berlalu. Apa yang terjadi dengan landskap dan iklim? Berapa dalam berada di bumi, berapa lama terbenam dalam air? Mungkin ia membawa cerita yang panjang, jika hanya kita yang tahu untuk mendengarkannya. Mungkin akan mengakumulasi wisdom, dan kesabaran, dan kapasitas untuk memegang dan bertahan terhadap tekanan dan melepasnya.

10. Experimencing Embodiment with Stones (Proprioception, Body Radar, Heart Sense)

Mata dipejamkan dan pegang batu dengan dua tangan. Rasakan kehadirannya. Sekarang dipegang dengan satu tangan. Sekarang jauhkan perlahan dari dada anda. Rasakan sensasi dalam diri anda. Bagaimana berat batu tersebut dirasakan di seluruh tubuh anda. Mata masih tertutup dan gerakkan batu tersebut memutar dan naik turun secara kontinyu rasakan sensasi di tubuh anda. Perhatikan bila ada bagian dari gerakan melengkung dimana tubuh merasakan nyaman. Lengkungkan jari kaki ke arah bumi perhatikan perubahan itu memberi pengalaman anda pada batu. Bawa batu ke dada, bawa dengan dua tangan. Rasakan kehadirannya. Buka mata, lihat batu lagi, mungkin dengan cara baru. Rasakan batu itu dengan tangan dan mata terbuka.

11. Ask A Stoner for Support (Imaginal, Heart Sense).

Orang kadang datang ke forest bathing dengan membawa penuh keasyikan, kekhawatiran, dan gangguan mental. Berada di hutan, pikiran kita menjadi melambat secara natural. Bagaimanapun juga, ada kekhawatiran yang akan mengganggu selama berjalan.

12. Introduction Your Stone (Heart Sense, Imaginal).

Hal ini dilakukan berpasangan. Perkenalkan batu anda kepada pasangan di lingkaran. Bagikan pengalaman anda dengan batu yang anda pegang dengan partner anda. Bagaimana rasanya memegang batu yang berbeda. Seperti apa memegang batu yang telah mendukung perjalanan orang lain. Biarkan hati anda dan batu anda membimbing anda bagaimana membawa interaksi menjadi dekat.

B. Air Invitation (10 Steps):

Hubungan antara manusia dengan langit adalah jelas. Mereka mengetahui angin, seperti air dan padi dan matahari, sangat penting. Ini adalah nafas kehidupan. Ini momentum untuk santun, merayakan kesederhanaan. Ini merawat suatu hubungan. Ini elemen udara. Sesuatu yang dilakukan dengan bernafas, membaui, dan memperhatikan apa yang bergerak termasuk dalam elemen udara. Ada banyak kemungkinan, diantaranya. Ini beberapa ide.

1. Forest Breathing (Proprioception, Smell, Teste)

Pernafasan kita sangat penting, dan banyak dari kita punya kebiasaan bernafas pendek. Darah kita menjadi kekurangan oxygen. Bernafas dalam merupakan bagian dari banyak latihan kesehatan. Di dalam hutan, keuntungannya bahwa udara diperkuat karena udara memiliki proporsi yang segar, bersih, langsung dari pepohonan. Banyak ditemukan phytoncide (zat yang dikeluarkan dari tanaman untuk melindungi diri dari luar), Di beberapa tempat seperti di dekat air terjun,   udara penuh dengan ion negatif yang berikan efek positif pada tubuh kita.

Bernafas perlahan selama 8 detik, memperbesar diafragma dan dorong keluar sepenuhnya melalui perut. Tahan nafas selama 5 detik. Perlahan keluarkan selama 10 detik. Ulangi minimal lima kali. Diulangi 10-20 kali setiap putaran, dua putaran/hari. Forest breathing ini dilakukan di tengah waktu melakukan perjalanan.

2. Achieve Nothing (No Senses, All Senses)

Sebagian dari perjalanan (walk), biarkan tidak menerima apapun. Biarkan diri anda tanpa tujuan, tidak lakukan apapun, tidak ada yang mau dicapai. Bahkan jangan coba mencapai yang tidak tercapai. Jangan mencoba tidak melakukan, hanya tidak melakukan. Perhatikan apa yang anda sedang perhatikan.

3. Reciprocity Breathing (Imaginal, Heart Senses)

Mengambil nafas sambil menyadari apa yang anda terima dari pepohonan. Membuang nafas, dengan menyadari apa yang anda kembalikan. Bernafas secara mendalam, menerima hadiah dari hutan ke dalam seluruh tubuh anda. Mengeluarkan nafas, kembalikan esensi hadiah anda. Perhatikan yang anda perhatikan.

4. Cloud Watching (Seeing, Mirror Imaginal)

Jika awan dan cuaca baik, temukan tempat yang nyaman untuk rebahan dan menatapnya. Jangan terlalu serius, biarkan pikiran masa anak-anak mengambil alih. Biarkan gambaran langit dan perasaan yang menyetir aliran.

5. Swaying (Proprioception, Body Radar, Imaginal, Mirror)

Ini undangan yang baik dimana padang rumput dikelilingi pepohonan, atau di area manapun dimana pepohonan bisa dilihat keseluruhan dalam jarak 10 yard. Hari dengan angin semilir tenang paling baik. Ingat bahwa angin semilir tidak selalu nampak oleh orang sebagaimana adanya pepohonan dengan tajuknya yang tinggi menjulang ke langit.

Lihat bahwa pepohonan itu mengundang anda untuk menatapnya. Menghadap ke pepohonan dan biarkan akar anda sendiri terbenam di tanah. Santai seperti lengan atau dahan pepohonan, mengayun dengan pohonnya. Bagaimana pepohonan merasakan angin. Ketika lengan dahannya lentur, apakah mereka merasakan angin sebagai tenaga yang mengalir pada tumbuhnya. Ketika anda bergoyang, bisakah merasakan angin yang berpindah di dalam diri anda. Apakah ada hubungan dalam tubuh anda antara angin dan tulang, angin dan darah? Jika anda merubah cara bergoyang, bisa anda rasakan perubahannya dalam hal bagaimana angin mengalir melalui anda? Apakah anda terpisah dari angin? Perhatikan apa yang sedang anda perhatikan.   

6. Scent Tracking (Smell)

Berjalan sampai anda menemukan bau, ikuti sampai sejauh mana hidung anda membawa. Itu bisa hilang dalam beberapa langkah., namun selanjutnya anda akan menemukan rasa dari bau yang menajam dan anda akan mengikutinya lebih jauh. Hal ini bisa dilakukan dengan partner dan saling berbagi pengalaman.

7. Sound Tracking (Hearing)

Pilih suatu tempat dimana suara alam yang dominan dan tidak ditimpa dengan suara-suara buatan, Ketika ada suara-suara dari insekta, burung, air, dan angin semilir. Tetap berdiri dan dengarkan landskap suara. Pilih salah satu suara dan berjalanlah ke arahnya. Anda bisa sampai pada sumber suara tsb, beri salam dengan suara anda sendiri. Anda juga bisa masuk ke komunikasi dengan suara apapun dalam hutan, dengan membuat suara atau berbicara dengan keras sebagai pendekatan anda ke sumber dari suara tsb. Dekati dengan pelan dan tenang, mengijinkannya untuk menjadi kebiasaan kehadiran anda, mendengarkan sebagaimana anda lakukan.

8. Moving Through the Sky (Imaginal, Proprioception)

Ini undangan berjalan-jalan. Mengundang orang untuk menyadari bahwa di atas kakinya, tubuh mereka menghuni lapisan terendah dari langit.  Untuk beberapa saat, bergerak dengan kesadaran anda ini. Bagaimana rasanya bergerak dari satu tempat di langit ke tempat lainnya. Apakah ada perbedaan dari lapisan langit ke lapisan lainnya. Perhatikan yang sedang anda perhatikan.

9. Embrace the Wind (Heart Sense, Proprioception, Touch, Hearing, Seeing)

Kadang ketika kita berada di hutan, angin barat akan melewati. Kita mendengarnya bergerak ke arah kita  sebelum menyentuh pepohonan sekitar kita. Cukup berputar ke arah tiupan angin dan rentangkan tangan anda untuk memeluknya.

10. Green Mansions (Imaginal, Heart Sense, Seeing, Hearing, Smell, Touch)

Mulai dengan berjalan pelan di sepanjang trail, perhatikan ketika anda melintasi batas yang tidak terlihat antara satu pengalaman di trail dan selanjutnya. Misalnya, anda akan tiba di sudut dimana tiba-tiba suara aliran air melompat dengan jelas ke depan. Pengalaman sensor ini bermakna suatu ruang baru atau bagian dari trail, Tandai dengan batu, lanjutkan berjalan sampai trail anda melewati ruang yang lain. Sekarang liat ke belakang, Hal ini akan membantu anda menyelaraskan rasa dari suatu tempat. Perhatikan yang sedang anda perhatikan. Telah mendapatkan ruang anda sendiri yang dipengaruhi rasa keterhubungan anda dengan hutan?   

C. Water Invitation (12 Steps):

Air merupakan elemen yang fundamental dalam kehidupan, sumber keindahan dan penyembuhan (healing). Water membawa esensi dari cinta dan kedamaian. Termasuk interaksi dengan air dalam setiap langkah jika memungkinkan. Aliran kecil yang mengalir secara lembut menyediakan suatu soundscape yang lebih kondusif untuk forest bathing daripada aliran yang lebih besar. Anda sebaiknya mampu dengan mudah menyentuh air. Idelanya bisa duduk dan melepas sepatu untuk membenamkan kaki. Tahapannya sebagai berikut:

1. Sit Spot by Water (imaginal, hearing, seeing, smell)

Hal yang termudah adalah menemukan spot untuk duduk di sepanjang aliran. Interaksi dengan air ini sering menciptakan semacam meditasi. Tenang beberapa saat, cukup lama untuk melepas secara perlahan-lahan. Perhatikan yang sedang anda perhatikan.

2. Gazing at Water (seeing, hearth sense, body radar).

Menatap ke air sebagai undangan yang sederhana. Sebagaimana menatap pepohonan atau pegunungan, hal ini membantu, untuk selama 5-8 menit. Dalam forest bathing, menatap dilakukan tidak hanya denga mata tetapi dengan seluruh badan dan indera.

3. Waterfall (proprioception, seeing, smell, tastes, touch).

Di dekat air terjun yang kecil, kabut yang lembut mengalir di atasnya. Dalam tradisi jepang, seorang perempuan duduk di belakang air terjun. Mereka mengambil manfaaat dari efekk inon negative dari udara yang berion kompleks. Forest bathing tidak hanya membuat kita lebih sehat, akan membuat kita lebih baik dalam melihat dari sebelumnya.

4. Touching Water (touch, hearth sense).

Menyentuh air menyediakan banyak kemungkinan secara sensorik maupun rasa sensual. Temukan tempat dimana anda bisa secara nyaman dan aman untuk didik atau di pinggir aliran atau danau. Sentuh airnya selembut mungkin. Pukullah dengan lembut permukaannya. Letakkan telapak tangan anda di permukaan air dan pelan-pelan tekan ke dalamnya, perhatikan tekstur air dan sensasi apa yang anda rasakan di telapak tangan anda.

5. Feet in the Stream (touch, hearth sense).

Lepas sepatu anda dan masukkan kaki anda ke dalam air, pada hari yang panas akan menjadi pengalaman yang sensual dan melegakan.

6. A forest Bath in the Water (touch, seeing, hearing, body radar).

Duduk selama 30 menit di suatu kolam kecil adalah forest bathing yang sempurna. Di hari yang sejuk, dengan air yang dingin, mencelupkan kaki secara cepat akan memperkuat seluruh tubuh. Perhatikan apa yang sedang anda perhatikan.

7. Mud Squish (touch).

Di berbagai aliran menyediakan kesempatan untuk berkubang lumpur. Bermain dengan lumpur merupakan hal yang natural bisa dilakukan. Dioleskan di tubuh dan wajah. Forest bathing meets body art.

8. Water Music (hearing, heart sense, proprioception)

Air secara inheren (sifat permanen) nya adalah musik.  Bergabunglah dalam musik dari aliran air dengan menepuknya, memeluk bebatuan bersama-sama secara ritmis, dan buat pengalaman dengan berbagai cara untuk membuat suara.

 9. Water Messenger (imaginal).

Anda bisa meminta air untuk mengantarkan pesan. Apa yang anda inginkan agar dunia mengetahuinya. Apa yang ingin anda katakan kepada orang lain, tetapi tidak tahu bagaimana caranya. Apakah ada sesuatu yang anda harapkan untuk dikenang, tetapi kuatir anda terlupa. Anda bisa meminta air untuk memegang dan membawa pikiran anda. Gunakan cangkir, ambil sejumlah air bawa ke bibir anda dan bisikan pesan anda. Kembalikan air tersebut ke alirannya.

10. Ask the Water A Question (imaginal). 

Caranya melintas aliran ke arah atas dan kembali ke arah bawah. Saat ke atas, bisikkan pertanyaan anda pada aliran air tersebut, dan pada saat mengarah ke bawah, duduk dengan tenang di pinggir aliran. Air akan menjatuhkan pertanyaan yang mana dari salah satu aliran air memikirkan semuanya secara keseluruhan, dan memiliki sesuatu yang ditawarkan kepada anda, jika anda mendengarkan dengan hati-hati.

11. Water Blessing (imaginal, hearth sense).

Hal simple yang bisa dilakukan adalah mengambil air dengan salah satu tangan dan menepukannya ke tangan yang satunya. Berikan perhatian penuh untuk mendapatkan sensasinya. Basuh tangan berulang-ulang dan siramkan ke kepala. Cara melakukannya dengan ekspresif namun lembut dan mendukung siapa anda.

12. Reciprocity Invitation for Water (hearth sense, imaginal).

Setelah melakukan berbagai undangan tersebut di atas, eksplorasi apa yang bisa anda lakukan kepada air.  Saya sering menyanyikan:

O, water, sweet water

Let me tell you how I am feeling

You have given me such pleasure

I love you so.

Ketika saya menyanyi, air dalam darah saya dan spiritnya mendesir cepat dengan cinta dan rasa syukur untuk seluruh air di dunia dan hutan yang menyaring dan membersihkannya.

D. Fire Invitation (8 Steps)

Api melambangkan energi dari hubungan (relationship). Undangan dalam seksi ini terutama tentang pengapian dan merawat hubungan dengan yang selain dunia manusia.

1. Speak Out Loud (imaginal)

Bagian pertama dari undangan ini adalah untuk menerima pemandangan, suara, dan sensasi yang ditawarkan oleh hutan sebagai komunikasi darinya kepada anda dan kepada mahluk hidup di dalam hutan tersebut. Bayangkan setiap suara yang anda dengar dan Gerakan yang anda lihat ditujukan kepada anda.  Bagian kedua adalah berkomunikasi dengan mereka. Bicaralah dengan hutan dengan suara lantang. Halo jalan setapak. Halo sungai kecil (creek), Hallo kedua kakiku yang sedang berdiri.

2. Conservation with Trees (imaginal).

Pohon adalah pendengar yang sangat sabar. Mereka tidak menghakimi. Anda bisa bercerita apapun kepadanya. Orang yang berbicara dengan pohon seringkali apa yang mereka terima adalah kebijaksanaan (wisdom). Berbicara dengan pepohonan mengundang anda untuk berbicara dan mendengarkan. Beberapa topik ketika berbicara antara lain:

  • Tanya kepada pohon tentang hidup anda, kesehatan, dan hubungan.
  • Cerita kepada pohon tentang sesuatu yang anda tidak pernah bisa membicarakannya dengan orang lain.
  • Beri pohon suatu penghargaan, perhatian dengan sangat sebagai hadiah kepadanya.
  • Bagikan kesedihan anda.
  • Minta pohon untuk memberikan nasihat.
  • Minta pohon untuk mendukung anda dalam forest bathing walk. Ceritakan apa yang anda perlukan untuk dibantu.

3. Gazing (mirror, body radar, imaginal, hearth sense, sensing).

Sebelum mendekati pohon Saya akan berdiri mengambil jarak sehingga dapat menatapnya, dapat merasakannya. Lakukan hal ini selama kira-kira 5 menit. Beberapa saat kemudian saya merasakan bahwa pohon tersebut juga balas menatap saya. Inilah saatnya saya mendekatinya. Pohon suka disentuh dan dihargai. Ketika hubungan antara orang dan pohon dikembangkan terus, dan pengalaman serta pembelajaran akan berakumulasi. Ketika seseorang secara aktif merawat pepohonan, nampaknya pohon juga akan mengalami pengalaman akan ikatan ini.  Berbicara dengan pohon memberikan manfaat (rewarding). Pohon muda akan tumbuh lebih cepat. Pohon tua seakan memegang tempat hidupnya dengan harga dirinya.  

4. Offering Friendship (imaginal, body radar)

Temukan pohon dan tawarkan pertemanan anda kepada pohon tersebut dan kepada hutan. Di areal dimana terdapat beberapa pohon yang bisa didekati, rasakan body radar anda menuntun anda ke arahnya. Pertimbangkan bahwa semua pepohonan itu saling terhubung, maka jika anda berbicara pada sebatang pohon, seluruh hutan itu mendengarkan. Seperti ingin tahu (nosy) tetapi merupakan hubungan yang penuh kebajikan (benevolent).

5. Of Life’s Journey (hearth sense).

Of life journey adalah undangan untuk menjelajah (wandering). Membantu untuk menuai rasa akan keadaan saat ini (present moments), dan sering mendukung penemuan rasa yang lebih dalam akan penerimaan (acceptance) dan syukur (gratitude) bahkan untuk situasi kehidupan yang sulit. Sambil berjalan di hutan, kira-kira 10 menit, berteriak dengan lantang:

  • The rough bark of life’s journey
  • The flowing water of life’s journey
  • The dusty trail of life’s journey
  • The broken branch of life’s journey
  • The tangled roots of life’s journey
  • The spiral shape of life’s journey

6. Threads of Connection (body radar, hearth sense, imaginal).

Undangan ini seringkali disebut sebagai “bungee bow” atau menunduk, sebab menunduk adalah gestur yang mengekspresikan hormat dan salam. Dalam Zen disebut “gassho”. Berkenaan dengan menunduk dengan tangan ditaruh di depan posisi “menyembah” yang menandakan hormat dan perhatian. Menunduk akan terasa baik, ia menghaluskan hati.

7.  A Secret Forest Place Calling (imaginal, body radar).

Dalam undangan ini, kita gunakan imajinasi untuk terhubung beberapa bagian dari hutan dimana kita tidak pernah mengunjunginya. Mungkin ini tempat yang disadari pernah didatangi dan ingin mendukung anda atau hanya untuk diketahui sekarang. Mungkin tempat yang ada dalam arti fisik di dunia atau hanya ada di dalam imajinasi landskap yang ampuh. Dengan mata tertutup, tempatkan kaki anda dengan mengambil sikap berdiri yang kokoh. Bayangkan sistem perakaran tumbuh ke bawah dari kaki anda ke bumi.  Sebarkan perakaran anda horizontal dan akan menyebar ke dalam hutan. Perhatikan sistem perakaran itu memiliki arah yang disukai, biarkan mereka menuntun anda dalam perjalanan imaji anda.

8. Let your Soft Hearth Guide You (hearth sense).

Kelembutan hati, terbuka, berkembang, rasa yang lembut ke arah diri sendiri dan pihak lain-suatu kondisi menuai yang sangat bernilai. Dengan praktik, seseorang bisa belajar untuk menemukan hatinya yang lembut dalam situasi apapun. Ketika kelembutan hati kita izinkan untuk menuntun kita, kita akan membuat keputusan yang lebih ramah. Kita bisa mendengarkan dengan lebih terbuka terhadap suara pihak lain. Dan kita bisa mempertimbangkan pilihan yang lebih lebar Ketika kita mengambil keputusan. Hati yang lembut adalah cerdas dan bijaksana, ia bisa dipercaya. Hutan adalah tempat yang ideal untuk membina kelembutan hati kita. Undangan adalah cara untuk menuai kesadaran dan kelembutan hati kita dan berlatih akan membiarkan ia (forest) menuntun kita.

Selamat mencoba langkah-langkah tersebut dan nikmati pengalaman baru anda dan jangan lupa dibagikan kepada teman-teman anda [Jakarta, 1 Oktober 2022]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *